Berbuat Baik Kepada Non-Muslim

Kemajemukan agama adalah sunatullah yang tidak dapat dihindari oleh siapapun dari pentas kehidupan ini. Sudah menjadi barang tentu di setiap negara terdapat agama yang mayoritas dan minoritas, seperti halnya di Indonesia agama mayoritas adalah Islam, tidak dapat dipungkiri di negara-negara lain bisa saja Islam keberadaannya sebagai agama minoritas.

Perbedaan agama ini sejatinya telah diwarisakn bagi umat Islam sejak zaman Rasulullah saw. Bila kita telusuri literatur kitab-kitab hadis yang mu’tabarah (memenuhi standar ilmiah) seperti al-Kutub al-Sittah (Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Daud, Sunan Tirmidzi, Sunan Nasai, dan Sunan Ibnu Majah) pada masa Rasulullah saw juga terdapat lima agama; ada Islam, Yahudi, Nasrani, Majusi dan agama animisme.

Sebagai warga negara, orang-orang non-Muslim tersebut hidup berdampingan secara damai dengan orang-orang muslim, mereka pun berhak memperoleh perlindungan untuk keselmatan diri dan harta mereka sama seperti warga yang muslim. Sementara dalam masalah kewajiban, apabil warga yang muslim diwajibkan membayar zakat, maka warga yang non-muslim diwajibkan membayar jizyah sebagai imbalan jaminan keamanan dari pemerintah untuk mereka.

Jadi, sangat tidak benar jika ada yang memvonis bahwa ajaran Islam mengajarkan kekerasan terhadap non-muslim, justru agama yang dibawa oleh baginda Nabi Muhammad saw ini mengajarkan pemeluknya untuk berbuat baik dan berlaku adil kepada semua orang kendati kepada orang yang berbeda agama.

Dalam surat al-Mumtahanah:8 Allah swt memerintahkan orang-orang muslim agar berbuat baik kepada non-muslim

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Artinya:

Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi kamu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.

Menurut para ulama, melalui ayat ini kita diperintahkan untuk menjaga hubungan baik, berlaku adil, menebar kemanfaatan, dan hidup rukun berdampingan dengan warg non-muslim selama mereka tidak memerangi orang-orang Islam. Dalam tafsir Ibnu Katsir terdapat riwayat yang menjelaskan sabda Nabi saw:

عن جابر بن عبد الله، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم «الجيران ثلاثة: جار له حق واحد، وهو أدنى الجيران حقا، وجار له حقان، وجار له ثلاثة حقوق، وهو أفضل الجيران حقا، فأما الذي له حق واحد فجار مشرك لا رحم له، له حق الجوار، وأما الذي له حقان فجار مسلم، له حق الإسلام وحق الجوار، وأما الذي له ثلاثة حقوق فجار مسلم ذو رحم له حق الجوار وحق الإسلام وحق الرحم (رواه البزار)

Artinya

Dari jabir bin Abdullah, beliau berkata, Rasulullah saw bersabda: Tetangga itu ada tiga macam. Pertama tetangga yang memiliki satu hak (untuk diperlakukan baik) ia merupakan tetangga yang mempunyai hak paling rendah, kedua tetangga yang memiliki dua hak, dan ketiga tetangga yang mempunyai hak paling utama, tetangga yang memiliki satu hak adalah tetangga musyrik yang tidak memiliki ikatan keluarga, ia hanya memiliki hak sebagai tetangga. Tetangga yang memiliki dua hak adalah tetangga yang muslim, ia memiliki hak sebagai muslim dan hak sebagai tetangga. Adapun tetangga yang memiliki tiga hak adalah tetangga muslim lagi mempunyai hubungan kekerabatan, ia memiliki hak sebagai tetangga, sebagai orang Islam dan sebagai kerabat (HR. Al-Bazzar)

Dalam kitab Shahih Muslim terdapat riwayat, bahwa Imam Mujahid saat itu tengah berada di kediaman Abdullah bin Umar, beliau melihat pembantu Abdullah bin Umar sedang menyembelih seekor kambing, Abdullah bin Umar kemudian berkata: “Apabila kamu menyembelih kambing, maka orang yang pertama kamu beri daging kambing itu adalah tetangga kita beskipun dia beragama Yahudi.

Hadis ini memberikan pengertian bahwa orang-orang muslim dengan non-muslim dapat hidup rukun, berdampingan sebagai tetangga, saling berbagi dan saling menghargai satu sama lain, tidak perlu ada sekat yang memisahkan hubungan harmonis di antara keduanya.

Kuy Bagikan!