Unta dan Sapi Lebih Utama dari Kambing, Benarkah?

Kurban merupakan ritual ibadah tahunan yang biasa dilakukan oleh seluruh muslim di dunia pada hari raya Idul Adha dan hari tasyrik. Sehingga tak jarang dalam satu wilayah RT, RW, masjid, atau pondok pesantren terdapat peyembelihan dan penyaluran hewan kurban.

Secara umum orang-orang di Indonesia dahulu menyembelih hewan kurban berjenis kambing atau domba. Karena mahalnya harga sapi atau kerbau, namun belakangan ini orang-orang sudah mulai banyak untuk melakukan penyembelihan kurban sapi.

Maraknya orang yang menyembelih kurban sapi saat ini, dikarenakan hal tersebut disiasati dengan cara tabungan kurban atau iuran kurban yang dikelola oleh pengurus masjid, pengajian, atau RT setempat, sehingga sapi yang begitu mahal harganya dapat dibeli dengan cara tersebut. Sedangkan dahulu, orang-orang cenderung berkurban itu nafsi-nafsi, alhasil yang mampu membeli sapi hanyalah dari kalangan orang kaya saja.

Kemudian muncul pertanyaan, sebenarnya mana yang lebih utama, antara kurban seekor sapi dengan tujuh ekor kambing? Maka sebagaimana diterangkan dalam Bidayah al-Mujtahid karangan Ibnu Rusyd “bahwa hewan kurban yang paling utama sesuai urutannya menurut Imam Malik adalah kambing, selanjutnya sapi, dan selanjutnya unta. Sedangkan Imam Abu Hanifah, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad bin Hanbal berpendapat bahwa yang paling utama ialah unta, kemudian sapi, dan setelah itu kambing.”

Perbedaan pendapat antar ulama di atas bukan tanpa alasan, mereka memiliki argumentasi serta rasionalisasinya masing-masing. Imam Malik beralasan bahwa kurban kambing paling utama, karena Rasulullah Saw selalu berkurban dengan kambing kibas pada setiap tahunnya. Padahal jika mau, pada saat itu Rasulullah Saw bias saja menyembelih unta, bukan? Sedangkan Imam Abu Hanifah, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad memiliki rasionalisasi berbeda. Menurut para ketiga imam tersebut, unta lebih utama dalam hewan kurban, karena adanya hadis Rasulullah Saw yang menyatakan:

“Siapa yang mandi seperti mandi janabah pada hari Jum’at, kemudian ia berangkat ke masjid, maka ia seumpama berkurban seekor unta, dan siapa yang berangkat pada waktu yang kedua, maka seumpama berkurban seekor sapi, siapa yang berangkat pada jam ketiga, maka seumpama berkurban seekor kambing bertanduk…” (H.R. Bukhari-Muslim).

Dari hadis di atas, kita bias melihat kualitas dari masing-masing hewan menurut Rasulullah Saw. Kemudian alasan lainnya pula, karena daging unta lebih banyak dari pada daging sapi ataupun kambing.

Lantas, kurban apa Anda tahun ini?

Kuy Bagikan!